Social Icons

04 April 2011

BELAJAR MELIHAT KEBAIKAN

Banyak kesalahan kita buat setiap hari. Kebanyakan kesalahan itu dibuat karena reaksi-reaksi spontan kita akibat ketakutan, kekuatiran dan kecurigaan kita pada niat sesama kita. Bila kita terus berprasangka buruk pada niat orang lain maka sebenarnya kita tidak berhak untuk meminta mereka memahami kita. 

Sikap bertoleransi akan membawa kita untuk hidup dalam semangat keterbukaan yang saling mengasihi dengan sesama kita, untuk bisa bersikap baik pada mereka terus-menerus. Sikap ini harus kita tanamkan sampai ke dasar hati kita, dan kita mesti bisa melihat dan menemukan setiap kebaikan yang ada pada setiap orang, bahkan orang yang jahat sekalipun.
Hanya mereka yang rendah hatilah yang dapat terus memelihara perilakunya untuk bisa memahami apapun dan siapapun. Pada orang-orang yang sebaliknya, kesalahan-kesalahan kecil orang lain akan dia besar-besarkan, dan dia cenderung akan membenarkan dan meremehkan kesalahan dan kelemahannya sendiri.

Orang yang rendah hati sikapnya akan obyektif, sehingga dia bisa menghargai dan bersikap toleran kepada orang lain; dia akan mampu memaafkan kesalahan orang lain terhadap dirinya. Orang yang rendah hati tidak akan membicarakan kelemahan dan kekurangan orang lain.

Dan Bunda Maria akan membantu kita, bila kita minta pertolongannya, untuk mengetahui bagaimana caranya memaafkan - di Kana, Bunda Maria tidak merasa menyesal atau mencela terjadinya kekurangan anggur, malahan menolong penyelenggara pesta menemukan jalan keluar bagi mereka dan berjuang menumbuhkan dalam kehidupan pribadi kita kebajikan-kebajikan ini, yang kadang-kadang, kita lihat kurang tumbuh dalam diri sesama kita. Dengan begitu kita akan berada dalam keadaan terbaik saat menolong sesama.



Source:

Post a Comment